- 1
Tinjau ringkasan sumber daya
Bandingkan nilai load average dengan jumlah CPU dan data penggunaan memori untuk menilai kemungkinan antrean pekerjaan atau tekanan sumber daya.
bashuptime free -h nproc - 2
Pantau aktivitas proses secara langsung
Pada `top`, tekan `P` untuk mengurutkan berdasarkan CPU, `M` berdasarkan penggunaan memori, dan `q` untuk keluar.
bashtop - 3
Identifikasi proses dengan konsumsi tertinggi
Gunakan `ps` untuk mengambil snapshot proses, lalu urutkan berdasarkan penggunaan memori atau CPU sebagai bahan analisis dan dokumentasi.
bashps aux --sort=-%mem | head -5 ps -eo pid,ppid,user,%cpu,%mem,cmd --sort=-%cpu | head -5 - 4
Buat simulasi beban CPU
Perintah `yes` yang berjalan di latar belakang menghasilkan beban berkelanjutan pada satu core. Jalankan hanya di lingkungan latihan.
bashyes > /dev/null & top -bn1 | head -12Contoh hasil: proses `yes` menggunakan sekitar 100% dari satu core CPU.
- 5
Hentikan proses secara terkendali
Perintah `kill` mengirim SIGTERM agar proses dapat berhenti secara normal. Gunakan SIGKILL (`-9`) hanya jika proses tidak merespons dan penghentian paksa memang diperlukan.
bashpgrep -a yes kill $(pgrep yes) pgrep yes || echo "sudah berhenti" - 6
Investigasi tekanan memori
Periksa log kernel untuk kejadian Out of Memory (OOM) dan gunakan `vmstat` untuk mengamati aktivitas memori serta proses.
bashjournalctl -k | grep -i "out of memory" vmstat 1 5