Semua modul / Operasional harian

Manajemen Disk dan Storage

Menganalisis penggunaan disk dan inode, mengidentifikasi berkas atau direktori berukuran besar, serta menambahkan storage yang terpasang secara persisten.

  • 6 langkah
  • Analisis disk dengan df dan du
  • Partisi dan mount
  • fstab
Praktikkan di Bash Ubuntu
  1. 1

    Analisis penggunaan kapasitas dan inode

    Tinjau kolom penggunaan kapasitas dan inode. Sistem dapat gagal membuat berkas baru meskipun ruang disk masih tersedia apabila inode telah habis.

    bash
    df -h
    df -i
    
  2. 2

    Identifikasi direktori dengan penggunaan terbesar

    Opsi `-x` membatasi analisis pada filesystem yang sama. Lanjutkan pemeriksaan pada direktori dengan kontribusi penggunaan terbesar.

    bash
    sudo du -xh /var --max-depth=1 | sort -rh | head
    
  3. 3

    Temukan berkas berukuran besar

    Cari berkas yang berukuran lebih dari 100 MB pada filesystem yang sedang diperiksa.

    bash
    sudo find / -xdev -type f -size +100M -exec ls -lh {} + 2>/dev/null
    
  4. 4

    Tambahkan disk virtual

    Matikan VM, buka Settings > Storage pada VirtualBox, lalu tambahkan disk virtual 5 GB. Nyalakan VM kembali dan identifikasi perangkat baru.

    bash
    lsblk
    

    Contoh: perangkat baru terdeteksi sebagai `/dev/sdb` tanpa partisi.

  5. 5

    Buat partisi, format, dan mount disk

    Buat tabel partisi GPT, format partisi dengan filesystem ext4, lalu pasang filesystem pada `/mnt/data`.

    Perhatian. Pastikan `/dev/sdb` benar-benar merupakan disk baru dengan memeriksa output `lsblk`. Perintah `mkfs` akan menghapus data pada partisi target.

    bash
    sudo parted /dev/sdb --script mklabel gpt mkpart data ext4 0% 100%
    sudo mkfs.ext4 /dev/sdb1
    sudo mkdir /mnt/data
    sudo mount /dev/sdb1 /mnt/data
    df -h /mnt/data
    
  6. 6

    Konfigurasikan mount persisten melalui fstab

    Ambil UUID partisi menggunakan `blkid`, ganti placeholder `GANTI_UUID`, lalu validasi konfigurasi dengan `mount -a` sebelum melakukan reboot.

    Perhatian. Entri `/etc/fstab` yang tidak valid dapat menyebabkan masalah saat boot. Jika `mount -a` menampilkan error, perbaiki konfigurasi sebelum melakukan reboot.

    bash
    sudo blkid /dev/sdb1
    echo "UUID=GANTI_UUID /mnt/data ext4 defaults 0 2" | sudo tee -a /etc/fstab
    sudo mount -a